Dalam menjalankan roda organisasi, Kemitraan (Partnership) dipimpin oleh sebuah
Dewan Eksekutif dan
Teman Serikat.
Teman Serikat memberikan arahan strategis jangka panjang, sedangkan
Dewan Eksekutif memantau pelaksanaan keseluruhan.
Rapat Teman Serikat adalah badan pembuat keputusan tertinggi dalam di organisasi ini. Para anggota
Teman Serikat dan
Dewan Eksekutif adalah tokoh-tokoh penting dan terkemuka dalam pemerintah
Indonesia, masyarakat sipil, dan sektor swasta. Berikut adalah anggota
Teman Serikat sejak Februari 2010:
[1]
Kemitraan (Partnership) dipimpin oleh seorang Direktur Eksekutif yang dipilih oleh Dewan Eksekutif. Direktur Eksekutif melaksanakan rencana kerja tahunan dan memberikan kepemimpinan menyeluruh kepada staf. Direktur Eksekutif juga mengkomunikasikan visi organisasi kepada pemerintah, non-pemerintah dan masyarakat internasional untuk membangun dukungan bagi pembaruan tata pemerinathan.
H. S. Dillon, warga negara
Indonesia keturunan
India yang berpengaruh dan budayawan senior
Mohamad Sobary adalah beberapa sosok yang pernah menjadi Direktur Eksekutif Kemitraan (Partnership). Staf Kemitraan (Partnership) baik mantan maupun yang masih bekerja adalah pakar di bidangnya, seperti: Dadang Trisasongko, Agung Djojosoekarto, Utama Sandjaja, Laode M. Syarief, Emmy Hafild, Abdul Malik Gismar, Mas Achmad Santosa, Adrianus Meliala,
Bambang Widjojanto,
Anies Baswedan,
Ramlan Surbakti, dan
Andi Mallarangeng. Selama lebih dari satu dekade terakhir, Kemitraan (Partnership) telah berkembang dari awalnya sebagai sebuah proyek
Program Pembangunan Perserikatan Bangsa-Bangsa[8] menjadi organisasi yang dikelola bangsa
Indonesia yang terpercaya, mandiri dan terkemuka